Jumat, 28 September 2018

Merson Nobatkan Hazard Sebagai Pemain Terbaik EPL


Merson Nobatkan Hazard Sebagai Pemain Terbaik EPL - Eks gelandang Arsenal, Paul Merson menasbihkan winger Chelsea, Eden Hazard sebagai pemain terbaik di pentas Premier League. (agen bola terpercaya)

Hazard sudah menunjukkan kehebatannya bersama Chelsea sejak tahun 2012 lalu. Dan musim ini performanya bisa dibilang sangat mengesankan dibanding sebelumnya.

Ia tampil menawan di bawah asuhan Maurizio Sarri. Sejauh ini ia sudah tampil sebanyak tujuh kali di semua ajang kompetisi.

Enam di antaranya di pentas Premier League. Ia sukses mencetak lima gol plus dua assist dari semua pertandingan itu.

Unggul Lebih Jauh

Hazard sendiri sekarang dipuji-puji banyak pihak. Hal itu tak lepas dari performanya saat melawan Liverpool di ronde ketiga EFL Cup.

Banyak yang menyebutnya sebagai pemain terbaik di EPL dan dunia. Dan sekarang Merson sepakat bahwa Hazard memang yang terbaik khususnya di EPL, dan levelnya jauh di atas yang lain.

"Saya pikir Hazard adalah pemain terbaik di Premier League jauh di atas lainnya," ujarnya kepada Sky Sports.

"Saya rasa tidak ada yang bisa melakukan apa yang ia lakukan dan itulah yang membuatnya lebih baik daripada orang lain menurut saya,"

Yang Membedakan

Merson mengaku memang di EPL ada pemain lain yang punya kemampuan mendribel sama bagusnya dengan Hazard. Akan tetapi yang membedakan pemain Belgia itu dengan yang lain adalah kemampuannya dalam mencetak gol.

"Pada hari Rabu, ia mengalahkan tiga pemain, mengumpakan bola, mendapatkannya kembali dan kemudian mengalahkan dua pemain lagi sebelum menendangnya dengan keras di pojok gawang," serunya.

"Bagi saya, tidak ada orang lain yang bisa melakukannya di Premier League. Ada pemain yang bisa melewati sejumlah pemain tetapi mereka tak memiliki produk akhir itu," cetusnya.

Eden Hazard di musim ini berambisi untuk bisa membawa timnya menang di setiap pertandingan penting musim ini. Walau begitu, Chelsea tetap harus waspada dan tetap memperbaiki penampilan mereka di musim ini.

Maurizio Sarri ingin tim asuhannya kembali merebut pamor di EPL dan merebut gelar juara ajang Liga Europa musim ini. Musim lalu, Chelsea gagal di beberapa ajang komptisi penting yang membuat mereka harus berjuang lebih keras di musim ini.

Klopp Beri Kritikan Pedas Pada Wasit


Klopp Beri Kritikan Pedas Pada Wasit - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp kabarnya meemberikan kecaman pada wasit yang bertugas di pertandingan melawan Chelsea karena ia tidak memanfaatkan sistem Video Assistant Referee (VAR) dengan sangat maksimal. (judi bola online)

Chelsea sndiri berhasil meraih kemenangan dengan skor akhir 2-1 di ronde ketiga EFL Cup melawan Liverpool yang berlangsung di Anfield, pada hari Kamis (27/09). Gol yang diciptakan oleh Liverpool saat itu dicetak oleh Daniel Sturridge pada menit ke-58.

Setelah itu Chelsea bisa membalas melalui aksi Emerson Palmieri pada menit k-79. Enam menit berselang The Blues lantas bisa berbalik unggul melalui aksi gol dari Eden Hazard.

Namun gol dari Emerson tersebut diwarnai dengan sedikit kontroversi. Awalnya ada beberapa kecurigaan bahwa ada pemain Chelsea yang berada di posisi offside sebelum mereka menerima umpan tendangan bebas dari sayap kanan.

Wasit yang saat itu bertugas yakni Kevin Friend sempat menggunakan VAR. Namun pada akhirnya sang wasit tetap mengesahkan gol itu.Akan tetapi belakangan muncul hasil foto VAR tersebut. Tampak ada pemain Chelsea yang berada dalam posisi offside sebelum menjebol gawang Simon Mignolet.

Offside Sangat Tipis

Klopp menegaskan bahwa sejatinya ada pemain Chelsea yang berada dalam posisi offside sebelum terciptanya gol Emerson Palmieri. Salah satunya Ross Barkley, meski ia mengakui offside mantan pemain Everton itu cukup tipis.

"Saya tidak berpikir itu pelanggaran (tekel Keita pada Victor Moses yang menyebabkan tendangan bebas). Dan kemudian, saya tidak berpikir saya memakai kacamata Liverpool di hidung saya - saya akan mengatakan itu offside," ketusnya seperti dilansir Sportsmole.

"Anda memiliki dua pemain yang jelas offside dan mereka memblokir pemain saya," sambung Klopp.

"Dan kemudian yang satu, Barkley, yang membuat sundulan, bagi saya, juga offside. Tidak banyak," serunya.

Sindiran Yang Sangat Pedas

Klopp kemudian menyindir perangkat wasit di laga itu. Ia mengaku tak habis pikir mengapa ada VAR tapi mereka seperti tak niat menggunakannya.

"Saya tidak berharap bahwa wasit (Kevin Friend) akan melihat itu. Tapi kemudian Anda memiliki VAR dan lihatlah dan itu dekat," ucapnya.

"Mengapa Anda menggunakannya jika Anda tidak ingin membuat keputusan? Itu saja," sindir Klopp.


Kamis, 27 September 2018

Mido Sebut Pemain MU Ingin Mourinho Dipecat


Mido Sebut Pemain MU Ingin Mourinho Dipecat - Eks penyerang timnas Mesir Mido mengklaim sekarang ini skuat Manchester United main ala kadarnya karena berusaha membuat Jose Mourinho dipecat. (agen bola terpercaya)

Mourinho mengalami masa-masa luar biasa bersama dengan Chelsea. Akan tetapi ia juga sempat mengalami masa-masa kelam di Stamford Bridge.

Salah satunya adalah di musim 2015-16. Performa Chelsea melorot dengan drastis.

Padahal di musim sebelumnya Mourinho sukses membawa klub itu jadi juara liga. Manajer kelahiran Setubal ini kemudian dipecat pada pertengahan Desember 2015, setelah The Blues kalah sembilan kali dari 16 laga di EPL.

Terulang Lagi Di MU

Menurut Mido, hal yang sama sekarang sepertinya tengah terjadi di skuat United. Menurutnya Paul Pogba cs main setengah hati dengan tujuan untuk melenyapkan sang manajer dari Old Trafford.

"Saya merasa kasihan pada Mourinho. Saya tahu ia telah melakukan kesalahan dan ia tidak berurusan dengan media dengan cara terbaik terutama di masa-masa sulit," cetusnya pada Sky Sports.

"Cara pemain Chelsea bermain dalam tujuh atau delapan pertandingan terakhirnya di sana, saya yakin para pemain menginginkannya keluar karena langsung setelah ia pergi, mereka mulai bermain lebih baik. Sekarang saya bisa melihat hal yang sama terjadi," cetusnya lagi.

Metode Yang Kuno

Eks pemain Ajax ini menambahkan bahwa skuat United merasa jengah pada Mourinho karena ia menggunakan metode kuno saat berusaha membuat para pemainnya tampil lebih baik lagi. Menurutnya para pemain zaman now jelas tak bisa diperlakukan sama seperti para pemain zaman dahulu.

"Sebagian besar adalah kesalahannya karena ia tidak tahu bagaimana menghadapi ruang ganti pada saat-saat sulit. Kadang-kadang ia berurusan dengan situasi dengan gaya kuno tetapi pemain para pemain sekarang tidak sama lagi (seperti dahulu)," cetusnya.

"Sepuluh tahun yang lalu jika Anda keluar dan mengkritik Zanetti, Maldini atau Stam - hari berikutnya, pertandingan berikutnya mereka bekerja keras untuk membuktikan bahwa Anda salah. Generasi ini berpikir berbeda, Anda tidak dapat memperoleh reaksi yang sama dari mereka," terangnya.

"Ini adalah area di mana Mourinho sedang kesulitan, ia masih berurusan dengan pemain seperti yang ia lakukan di Porto atau Chelsea tetapi ia mendapatkan reaksi yang tidak ia harapkan," tandas Mido.

Juve Ikut Berburu Jasa Ramsey


Juve Ikut Berburu Jasa Ramsey - Rencana AC Milan untuk bisamemboyong Aaron Ramsey dari Arsenal mendapatkan pesaing berat. Juara bertahan Serie A, A, Juventus dikabarkan akan turut mengincar tanda tangan pemain Timnas Wales tersebut. (judi bola online)

Selama musim panas ini ada banyak spekulasi mengenai masa depan Ramsey. Sang gelandang dikabarkan ingin hengkang setelah ia menolak tawaran untuk memperpanjang kontraknya di London Utara yang habis musim depan.

Situasi ini dikabarkan menjadi perhatian AC Milan. Tim yang bermarkas di San Siro itu dirumorkan ingin mendatangkan sang gelandang ke Italia musim depan.

Dilansir dari Calciomercato, Milan bukan satu-satunya yang meminati jasa Ramsey di musim panas tahun depan. Rival mereka, Juventus dikabarkan akan turun dalam perburuan gelandang 28 tahun tersebut.

Incaran Lama

Rumor ketertarikan Juventus atas Ramsey sendiri sejatinya bukan berita baru. Si Nyonya Tua dikabarkan sudah cukup lama mengintai sang gelandang.

Menurut laporan tersebut, pelatih Juventus Massimiliano Allegri dikabarkan sangat tertarik mendatangkan Ramsey. Ia menilai sang gelandang cocok dengan skema permainannya sehingga ia ingin Ramsey bergabung ke Turin.

Melihat situasi kontrak Ramsey yang masih macet, Juventus berencana menghidupkan minat mereka kembali untuk sang gelandang.

Berikan Dua Syarat

Namun Juventus sendiri kabarnya memiliki dua syarat yang ditujukan kepada pihak Ramsey jika sang pemain ingin bergabung ke Turin.

Syarat pertama adalah mengenai tuntutan gaji Ramsey. Seperti yang sudah diketahui, Ramsey dikabarkan menuntut gaji sebesar 300 ribu pounds per pekan, di mana Juve menilai tuntutan itu terlalu tinggi sehingga mereka meminta sang pemain merendahkan tuntutannya.

Selain itu pihak Juventus meminta agen Ramsey untuk menurunkan tuntutan komisinya. Agen Ramsey mengatakan bahwa mereka akan menuntut komisi yang besar karena berhasil meyakinkan Ramsey tidak bertahan di Arsenal dan bisa bergabung dengan Juventus dengan gratis.

Sejauh ini Ramsey memberikan dampak yang besar bagi lini tengah Arsenal. Ia membuat 2 assist bagi The Gunners di ajang EPL. Namun, negosiasi perpanjangan kontrak kerja Ramsey di musim ini dengan Arsenal berjalan a lot dan banyak pihak yang memprediksi bahwa pemain tersebut akan segera meninggalkan The Gunners di musim ini.

Senin, 24 September 2018

Chelsea Bahagia Dibawah Asuhan Sarri


Chelsea Bahagia Dibawah Asuhan Sarri - Winger Chelsea, Eden Hazard mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya hidup lebih bahagia di bawah asuhan Maurizio Sarri. (agen bola terpercaya)

Di era manajer sebelumnya yakni Antonio Conte, para pemain Chelsea memang diikat dengan sejumlah aturan. Conte memang dikenal sangat ketat dalam usahanya mendisiplinkan para pemainnya.

Akan tetapi Conte sepertinya jadi kurang bisa meraih simpati para pemain Chelsea. Ia pun disebut berselisih paham dengan beberapa anak asuhnya.

Akan tetapi sekarang semua sudah berlalu. Chelsea sekarang jadi berbeda, apalagi begitu datang ke Stamford Bridge, Sarri langsung menghapus beberapa aturan yang sebelumnya diberlakukan Conte.

Jempol Dari Eden Hazard

Kedatangan Sarri ini rupanya mendapat sambutan yang sangat positif dari Hazard. Pemain asal Belgia ini menilai manajer asal Italia tersebut lebih cocok bagi dirinya dan pemain The Blues lainnya.

"Saya pikir manajer semacam ini bagus ketika Anda menyukai sepakbola," kata Hazard kepada Sky Sports News.

"Kami berusaha mempertahankan bola, kami berusaha mencari solusi. Kami memiliki pemain yang bagus dan kami telah membawa pemain baru seperti Jorginho dan Mateo Kovacic - pemain di mana Anda membutuhkan pergerakan. Kami semua bahagia di lapangan," serunya.

Persiapan Hadapi Liverpool

Sekarang ini Chelsea dihadapkan pada jadwal yang berat. Dalam satu pekan ke depan, mereka akan bersua dengan Liverpool

Tak cuma sekali tapi dua kali. Tengah pekan ini mereka akan berhadapan dengan tim asuhan Jurgen Klopp itu di ronde ketiga EFL Cup di Anfield. Kemudian di akhir pekan mereka akan berduel lagi di pentas Premier League di Stamford Bridge.

Hazard pun berharap di laga itu, ia bisa bermain dengan apik. Demikian juga dengan timnya.

"Kami hanya perlu terus bermain seperti kami sekarang. Kami penuh percaya diri saat ini," ucap Hazard.

"Liverpool adalah jenis pertandingan di mana Anda ingin bersinar dan kami akan bersinar, saya harap demikian," tandasnya.

Eden Hazard dan rekan-rekan setimnya musim ini berusaha keras untuk bisa menjadi juara di ajang kompetisi musim ini. Walau begitu, mereka masih berusaha keras untuk memperbaiki penampilan mereka di musim ini agar tak mengalami kekalahan di musim ini.