Merson Nobatkan Hazard
Sebagai Pemain Terbaik EPL - Eks gelandang Arsenal, Paul Merson
menasbihkan winger Chelsea, Eden Hazard
sebagai pemain terbaik di pentas Premier League. (agen bola terpercaya)
Hazard
sudah menunjukkan kehebatannya bersama Chelsea sejak tahun 2012 lalu. Dan musim
ini performanya bisa dibilang sangat mengesankan dibanding sebelumnya.
Ia
tampil menawan di bawah asuhan Maurizio Sarri. Sejauh ini ia sudah tampil
sebanyak tujuh kali di semua ajang kompetisi.
Enam
di antaranya di pentas Premier League. Ia sukses mencetak lima gol plus dua
assist dari semua pertandingan itu.
Unggul Lebih Jauh
Hazard
sendiri sekarang dipuji-puji banyak pihak. Hal itu tak lepas dari performanya
saat melawan Liverpool di ronde ketiga EFL Cup.
Banyak
yang menyebutnya sebagai pemain terbaik di EPL dan dunia. Dan sekarang Merson
sepakat bahwa Hazard memang yang terbaik khususnya di EPL, dan levelnya jauh di
atas yang lain.
"Saya
pikir Hazard adalah pemain terbaik di Premier League jauh di atas
lainnya," ujarnya kepada Sky Sports.
"Saya
rasa tidak ada yang bisa melakukan apa yang ia lakukan dan itulah yang
membuatnya lebih baik daripada orang lain menurut saya,"
Yang Membedakan
Merson
mengaku memang di EPL ada pemain lain yang punya kemampuan mendribel sama
bagusnya dengan Hazard. Akan tetapi yang membedakan pemain Belgia itu dengan
yang lain adalah kemampuannya dalam mencetak gol.
"Pada
hari Rabu, ia mengalahkan tiga pemain, mengumpakan bola, mendapatkannya kembali
dan kemudian mengalahkan dua pemain lagi sebelum menendangnya dengan keras di
pojok gawang," serunya.
"Bagi
saya, tidak ada orang lain yang bisa melakukannya di Premier League. Ada pemain
yang bisa melewati sejumlah pemain tetapi mereka tak memiliki produk akhir
itu," cetusnya.
Eden
Hazard di musim ini berambisi untuk bisa membawa timnya menang di setiap
pertandingan penting musim ini. Walau begitu, Chelsea tetap harus waspada dan
tetap memperbaiki penampilan mereka di musim ini.
Maurizio
Sarri ingin tim asuhannya kembali merebut pamor di EPL dan merebut gelar juara
ajang Liga Europa musim ini. Musim lalu, Chelsea gagal di beberapa ajang
komptisi penting yang membuat mereka harus berjuang lebih keras di musim ini.
Klopp Beri Kritikan Pedas
Pada Wasit - Manajer Liverpool,
Jurgen Klopp kabarnya meemberikan kecaman pada wasit yang
bertugas di pertandingan melawan Chelsea
karena ia tidak memanfaatkan sistem Video Assistant Referee (VAR) dengan sangat
maksimal. (judi bola online)
Chelsea
sndiri berhasil meraih kemenangan dengan skor akhir 2-1 di ronde ketiga EFL Cup
melawan Liverpool yang berlangsung di Anfield, pada hari Kamis (27/09). Gol
yang diciptakan oleh Liverpool saat itu dicetak oleh Daniel Sturridge pada menit
ke-58.
Setelah
itu Chelsea bisa membalas melalui aksi Emerson
Palmieri pada menit k-79. Enam menit berselang The Blues lantas
bisa berbalik unggul melalui aksi gol dari Eden Hazard.
Namun
gol dari Emerson tersebut diwarnai dengan sedikit kontroversi. Awalnya ada
beberapa kecurigaan bahwa ada pemain Chelsea yang berada di posisi offside
sebelum mereka menerima umpan tendangan bebas dari sayap kanan.
Wasit
yang saat itu bertugas yakni Kevin Friend
sempat menggunakan VAR. Namun pada akhirnya sang wasit tetap mengesahkan gol
itu.Akan tetapi belakangan muncul hasil foto VAR tersebut. Tampak ada pemain
Chelsea yang berada dalam posisi offside sebelum menjebol gawang Simon
Mignolet.
Offside Sangat Tipis
Klopp
menegaskan bahwa sejatinya ada pemain Chelsea yang berada dalam posisi offside
sebelum terciptanya gol Emerson Palmieri. Salah satunya Ross Barkley, meski ia
mengakui offside mantan pemain Everton itu cukup tipis.
"Saya
tidak berpikir itu pelanggaran (tekel Keita pada Victor Moses yang menyebabkan
tendangan bebas). Dan kemudian, saya tidak berpikir saya memakai kacamata
Liverpool di hidung saya - saya akan mengatakan itu offside," ketusnya
seperti dilansir Sportsmole.
"Anda
memiliki dua pemain yang jelas offside dan mereka memblokir pemain saya," sambung
Klopp.
"Dan
kemudian yang satu, Barkley, yang membuat sundulan, bagi saya, juga offside.
Tidak banyak," serunya.
Sindiran Yang Sangat Pedas
Klopp
kemudian menyindir perangkat wasit di laga itu. Ia mengaku tak habis pikir
mengapa ada VAR tapi mereka seperti tak niat menggunakannya.
"Saya
tidak berharap bahwa wasit (Kevin Friend) akan melihat itu. Tapi kemudian Anda
memiliki VAR dan lihatlah dan itu dekat," ucapnya.
"Mengapa
Anda menggunakannya jika Anda tidak ingin membuat keputusan? Itu saja," sindir
Klopp.
Mido Sebut Pemain MU Ingin
Mourinho Dipecat - Eks penyerang timnas Mesir Mido mengklaim
sekarang ini skuat Manchester
United main ala kadarnya karena berusaha membuat Jose Mourinho
dipecat. (agen bola terpercaya)
Mourinho
mengalami masa-masa luar biasa bersama dengan Chelsea. Akan tetapi ia juga
sempat mengalami masa-masa kelam di Stamford Bridge.
Salah
satunya adalah di musim 2015-16. Performa Chelsea melorot dengan drastis.
Padahal
di musim sebelumnya Mourinho sukses membawa klub itu jadi juara liga. Manajer
kelahiran Setubal ini kemudian dipecat pada pertengahan Desember 2015, setelah
The Blues kalah sembilan kali dari 16 laga di EPL.
Terulang Lagi Di MU
Menurut
Mido, hal yang sama sekarang sepertinya tengah terjadi di skuat United.
Menurutnya Paul Pogba cs main setengah hati dengan tujuan untuk melenyapkan
sang manajer dari Old Trafford.
"Saya
merasa kasihan pada Mourinho. Saya tahu ia telah melakukan kesalahan dan ia
tidak berurusan dengan media dengan cara terbaik terutama di masa-masa
sulit," cetusnya pada Sky Sports.
"Cara
pemain Chelsea bermain dalam tujuh atau delapan pertandingan terakhirnya di
sana, saya yakin para pemain menginginkannya keluar karena langsung setelah ia
pergi, mereka mulai bermain lebih baik. Sekarang saya bisa melihat hal yang
sama terjadi," cetusnya lagi.
Metode Yang Kuno
Eks
pemain Ajax ini menambahkan bahwa skuat United merasa jengah pada Mourinho
karena ia menggunakan metode kuno saat berusaha membuat para pemainnya tampil
lebih baik lagi. Menurutnya para pemain zaman now jelas tak bisa diperlakukan
sama seperti para pemain zaman dahulu.
"Sebagian
besar adalah kesalahannya karena ia tidak tahu bagaimana menghadapi ruang ganti
pada saat-saat sulit. Kadang-kadang ia berurusan dengan situasi dengan gaya
kuno tetapi pemain para pemain sekarang tidak sama lagi (seperti dahulu),"
cetusnya.
"Sepuluh
tahun yang lalu jika Anda keluar dan mengkritik Zanetti, Maldini atau Stam -
hari berikutnya, pertandingan berikutnya mereka bekerja keras untuk membuktikan
bahwa Anda salah. Generasi ini berpikir berbeda, Anda tidak dapat memperoleh
reaksi yang sama dari mereka," terangnya.
"Ini
adalah area di mana Mourinho sedang kesulitan, ia masih berurusan dengan pemain
seperti yang ia lakukan di Porto atau Chelsea tetapi ia mendapatkan reaksi yang
tidak ia harapkan," tandas Mido.
Juve Ikut Berburu Jasa
Ramsey - Rencana AC Milan
untuk bisamemboyong Aaron Ramsey
dari Arsenal mendapatkan pesaing berat. Juara bertahan Serie A, A, Juventus
dikabarkan akan turut mengincar tanda tangan pemain Timnas Wales tersebut. (judi bola online)
Selama
musim panas ini ada banyak spekulasi mengenai masa depan Ramsey. Sang gelandang
dikabarkan ingin hengkang setelah ia menolak tawaran untuk memperpanjang
kontraknya di London Utara yang habis musim depan.
Situasi
ini dikabarkan menjadi perhatian AC Milan. Tim yang bermarkas di San Siro itu
dirumorkan ingin mendatangkan sang gelandang ke Italia musim depan.
Dilansir
dari Calciomercato,
Milan bukan satu-satunya yang meminati jasa Ramsey di musim panas tahun depan.
Rival mereka, Juventus dikabarkan akan turun dalam perburuan gelandang 28 tahun
tersebut.
Incaran Lama
Rumor
ketertarikan Juventus atas Ramsey sendiri sejatinya bukan berita baru. Si
Nyonya Tua dikabarkan sudah cukup lama mengintai sang gelandang.
Menurut
laporan tersebut, pelatih Juventus Massimiliano Allegri dikabarkan sangat
tertarik mendatangkan Ramsey. Ia menilai sang gelandang cocok dengan skema
permainannya sehingga ia ingin Ramsey bergabung ke Turin.
Melihat
situasi kontrak Ramsey yang masih macet, Juventus berencana menghidupkan minat
mereka kembali untuk sang gelandang.
Berikan Dua Syarat
Namun
Juventus sendiri kabarnya memiliki dua syarat yang ditujukan kepada pihak
Ramsey jika sang pemain ingin bergabung ke Turin.
Syarat
pertama adalah mengenai tuntutan gaji Ramsey. Seperti yang sudah diketahui,
Ramsey dikabarkan menuntut gaji sebesar 300 ribu pounds per pekan, di mana Juve
menilai tuntutan itu terlalu tinggi sehingga mereka meminta sang pemain
merendahkan tuntutannya.
Selain
itu pihak Juventus meminta agen Ramsey untuk menurunkan tuntutan komisinya.
Agen Ramsey mengatakan bahwa mereka akan menuntut komisi yang besar karena
berhasil meyakinkan Ramsey tidak bertahan di Arsenal dan bisa bergabung dengan
Juventus dengan gratis.
Sejauh
ini Ramsey memberikan dampak yang besar bagi lini tengah Arsenal. Ia membuat 2
assist bagi The Gunners di ajang EPL. Namun,
negosiasi perpanjangan kontrak kerja Ramsey di musim ini dengan Arsenal
berjalan a lot dan banyak pihak yang memprediksi bahwa pemain tersebut akan
segera meninggalkan The Gunners di musim ini.
Chelsea Bahagia Dibawah
Asuhan Sarri - Winger Chelsea, Eden
Hazard mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya hidup lebih
bahagia di bawah asuhan Maurizio Sarri.
(agen bola terpercaya)
Di
era manajer sebelumnya yakni Antonio Conte,
para pemain Chelsea memang diikat dengan sejumlah aturan. Conte memang dikenal
sangat ketat dalam usahanya mendisiplinkan para pemainnya.
Akan
tetapi Conte sepertinya jadi kurang bisa meraih simpati para pemain Chelsea. Ia
pun disebut berselisih paham dengan beberapa anak asuhnya.
Akan
tetapi sekarang semua sudah berlalu. Chelsea sekarang jadi berbeda, apalagi
begitu datang ke Stamford Bridge, Sarri langsung menghapus beberapa aturan yang
sebelumnya diberlakukan Conte.
Jempol Dari Eden Hazard
Kedatangan
Sarri ini rupanya mendapat sambutan yang sangat positif dari Hazard. Pemain
asal Belgia ini menilai manajer asal Italia tersebut lebih cocok bagi dirinya
dan pemain The Blues lainnya.
"Saya
pikir manajer semacam ini bagus ketika Anda menyukai sepakbola," kata
Hazard kepada Sky
Sports News.
"Kami
berusaha mempertahankan bola, kami berusaha mencari solusi. Kami memiliki
pemain yang bagus dan kami telah membawa pemain baru seperti Jorginho dan Mateo
Kovacic - pemain di mana Anda membutuhkan pergerakan. Kami semua bahagia di lapangan,"
serunya.
Persiapan Hadapi Liverpool
Sekarang
ini Chelsea dihadapkan pada jadwal yang berat. Dalam satu pekan ke depan,
mereka akan bersua dengan Liverpool
Tak
cuma sekali tapi dua kali. Tengah pekan ini mereka akan berhadapan dengan tim
asuhan Jurgen Klopp itu di ronde ketiga EFL Cup di Anfield. Kemudian di akhir
pekan mereka akan berduel lagi di pentas Premier League di Stamford Bridge.
Hazard
pun berharap di laga itu, ia bisa bermain dengan apik. Demikian juga dengan
timnya.
"Kami
hanya perlu terus bermain seperti kami sekarang. Kami penuh percaya diri saat
ini," ucap Hazard.
"Liverpool
adalah jenis pertandingan di mana Anda ingin bersinar dan kami akan bersinar,
saya harap demikian," tandasnya.
Eden
Hazard dan rekan-rekan setimnya musim ini berusaha keras untuk bisa menjadi
juara di ajang kompetisi musim ini. Walau begitu, mereka masih berusaha keras
untuk memperbaiki penampilan mereka di musim ini agar tak mengalami kekalahan
di musim ini.