Minggu, 27 Mei 2018

Klopp Pasang Badan Untuk Karius


Klopp Pasang Badan Untuk Karius - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp membela kipernya Loris Karius usai melakukan blunder di laga Final Liga Champions melawan Real Madrid, Minggu (27/5/2018) dinihari WIB. Klopp menegaskan, seluruh anggota tim tetap mendukung pemain 24 tahun itu. (judi bola online)

"Saya turut bersedih bersamanya. Tak ada yang menginginkan blunder itu, tetapi itulah kejadiannya," ujar Klopp seperti dilansir Sports Keeda.

Kalah Melawan Madrid

Seperti diketahui, Liverpool kalah 1-3 dari Real Madrid dalam partai Final Liga Champions di Stadion Olimpiade, Kiev, dinihari tadi. Tiga gol Real Madrid dicetak Gareth Bale (2 gol) dan Karim Benzema (1 gol). Sementara itu, gol Liverpool dicetak Sadio Mane.

Karius membuat dua blunder dalam pertandingan tersebut. Yang pertama, kesalahannya dalam melempar bola membuat Benzema bisa mencetak gol pembuka keunggulan Real Madrid.

Kiper asal Jerman itu kembali membuat kesalahan saat mencoba menepis tendangan Bale. Tepisannya yang kurang sempurna membuat bola justru bergulir ke dalam gawang.

Klopp mengatakan, Liverpool tak bisa berbuat apapun terhadap insiden itu. Menurutnya, akan lebih baik jika semua anggota tim menerima kesalahan Karius dan kekalahan tersebut.

"Dia harus menerimanya. Kami harus menerimanya. Tentu saja, kami juga harus menerimanya dan harus berada di belakangnya. Ini bukan malam indah bagi Karius," kata Klopp.

Di sisi lain, Karius telah meminta maaf kepada fans Liverpool atas blundernya itu. Kiper berusia 24 tahun itu mengakui, blundernya berakibat kekalahan Liverpool.

"Gol ini membuat titel juara melayang. Hari ini, saya kehilangan permainan tim saya dan saya minta maaf kepada semuanya," ujar Karius.

Kehilangan Satu Pemain

Emre Can selangkah lagi akan merapat ke Juventus. Can dijadwalkan akan menjalani tes medis bersama Bianconeri setelah final Liga Champions.

Can masih memperkuat Liverpool di final Liga Champions melawan Real Madrid. Sayangnya Can gagal membawa Liverpool juara. The Reds kalah 1-3 dari Los Blancos. 

Pemain asal Jerman tersebut hanya bermain sebentar di final. Can masuk sebagai pemain pengganti.

Usai kegagalan di Liga Champions, Can akan segera mengurus masa depannya. Mediaset Premium melaporkan Can sudah membeli tiket pesawat ke Turin.

Dia akan menjalani tes medis di Turin pada Senin (28/5/2018). Can bisa didapat Juventus dengan gratis.

Kontrak Can bersama Liverpool akan habis 30 Juni nanti. Can telah memutuskan tak memperpanjang kontraknya dan ingin mencari petualangan baru.

Juventus kabarnya menyodorkan Can kontrak berdurasi lima tahun dengan bayaran mencapai enam juta euro per musim.


Komentar Bale Setelah Madrid Juara UCL


Komentar Bale Setelah Madrid Juara UCL - Gareth Bale muncul sebagai pahlawan kemenangan Real Madrid saat mengalahkan Liverpool 3-1 pada laga final Liga Champions di NSC Olimpiyskiy Stadium, Minggu (27/5/2018) dini hari WIB. Bintang asal Wales berhasil mencetak dua gol meski masuk sebagai pemain pengganti. (agen bola terpercaya)

Berdasarkan data Opta, Bale hanya membutuhkan 122 detik untuk mencetak gol pertamanya setelah masuk menggantikan Isco Alarcon pada menit ke-61. Gol pertama Bale ke gawang Loris Karius tercipta berkat tendangan salto setelah menerima umpan silang Marcelo.

Bale mencetak gol keduanya di laga ini hanya tujuh menit jelang babak kedua berakhir. Blunder Karius membuat tembakan Bale dari luar kotak penalti mengubah skor menjadi 3-1.

Sebelum gol itu, skor laga Real Madrid melawan Liverpool masih 1-1. Los Merengues mencetak gol lebih dahulu melalui Karim Benzema (51') dan dibalas gol Sadio Mane (55').

Setelah laga berakhir, Bale mengungkapkan kegembiraannya bisa meraih gelar Liga Champions untuk keempat kalinya bersama Real Madrid. Bale berhasil memenangi gelar tersebut musim 2013-2014, 2015-2016, 2016-2017, 2017-2018.

Bahagia Jadi Hal Penting

Bale memulai laga melawan Liverpool dari bangku cadangan. Namun, mantan pemain Tottenham Hotspur berhasil mengubah situasi pertandingan dengan mencetak gol spektakuler ke gawang Liverpool pada menit ke-64.

"Ini permainan tim. Saya sangat kecewa tidak menjadi starter, namun ada lebih dari 11 pemain di tim ini. Saya harus membuat perubahan dan saya berhasil melakukannya," ujar Bale.

Bale tidak memungkiri kecewa dengan performa timnya di La Liga. Real Madrid harus puas finis ketiga karena kalah bersaing dengan Barcelona dan tim satu kota, Atletico Madrid. Hanya saja, keberhasilan meraih gelar ketiga beruntun Real Madrid di Liga Champions berhasil mengobati kekecewaan tersebut.

"Kami kecewa dengan yang terjadi di La Liga, namun semuanya berubah menjadi musim yang luar biasa," ujar Bale setelah memenangi gear Liga Champions.

Haus Akan gelar

Bale mengungkapkan kunci keberhasilan timnya kembali meraih gelar Liga Champions. Pemain berusia 28 tahun mengaku keinginan untuk meraih gelar prestisius mendongkrak motivasi seluruh pemain hingga akhirnya berhasil trofi Si Kuping Besar untuk ketiga kalinya secara beruntun.

"Kami tahu seberapa lapar kami (memenangi gelar). Kami selalu membicarakan soal ini di kamar ganti,"

Ince Yakin Salah Tetap Di Liverpool


Ince Yakin Salah Tetap Di Liverpool - Mantan pemain Liverpool, Paul Ince, menyakini Mohamed Salah bakal bertahan. Dia menilai Salah merasa memiliki utang budi di tim berjuluk The Reds tersebut. (judi bola online)

Berhasil Curi Perhatian

Salah didatangkan dari AS Roma dengan bandrol mencapai 50 juta euro pada bursa transfer musim panas lalu. Walau baru melakoni musim perdana, namun ia sukses mencuri perhatian dengan torehan 44 gol di semua ajang.

Berkat penampilannya yang gemilang, beberapa klub besar Eropa lainnya kini mengarahkan bidikan ke arahnya. Klub raksasa Spanyol, Real Madrid, dikabarkan menjadi salah satu tim yang tertarik dengan jasanya.

Namun Ince meyakini bahwa sang pemain tidak akan ke mana-mana di musim depan. Sebab menurutnya, pemain asal Mesir tersebut masih berhutang budi kepada Liverpool.

"Saya tahu fans khawatir akan kehilangan Salah. Namun saya yakin Anfrield adalah tempat dia menciptakan dirinya sendiri di musim ini," ujar Ince kepada Paddy Power.

"Mohamed Salah berhutang kepada Liverpool lebih banyak ketimbang Liverpool kepadanya," lanjutnya.

Komentari Ketaatan Sadio Mane

Paul Ince juga mengomentari ketaatan Sadio Mane pada agama yang membuatnya tampil impresif bersama dengan Liverpool. Mane merupakan pemain musim di Liverpool selain Mohamed Salah yang saat ini tampil impresif.

Sadio Mane dibesarkan di sebuah desa kecil, Bambali, jauh di selatan Senegal.  Ayahnya adalah imam masjid setempat. Karenanya tak heran, Mane adalah seorang muslim yang taat.

Mane bergabung dengan Liverpool pada 2016 setelah dibeli dari Southampton. Meski namanya kini lebih populuer, dia tak ikut larut dengan kehidupan selebriti seperti beberapa pemain Liga Inggris.

"Aku tidak akan menyentuh alkohol," kata Mane. "Agama sangat penting bagiku. Aku menghormati aturan Islam dan salat lima waktu setiap hari."

Mane mengatakan, Senegal adalah negara dengan penduduk 90 persen Muslim dan sisanya Kristen. "Tapi, semua orang hidup berdampingan secara harmonis sebagai teman," ucapnya.

"Aku dibesarkan dengan benar dan cara yang benar. Orangtua ku sangat bangga dengan fakta aku adalah seorang pesepak bola profesional," ucap Mane, yang membantu Liverpool lolos ke final Liga Champions.

Bergelimang uang tak membuat Mane menjadi gelap mata. Dia dikabarkan menyumbang hartanya untuk pembangunan masjid di Bambali, dimananya ayahnya menjadi imam di masjid tersebut.

Tak hanya itu, dia juga berencana untuk menyumbang untuk wilayah Bambali dan memulai sejumlah proyek untuk membantu masyarakat lokal.

"Salah satu hal yang mendorongku dalam hidup sejak masih remaja adalah ingin memberikan sesuatu khusus bagi kampungku. Aku sedang berdiskusi dengan rekan-rekan di Senegal. Aku masih muda sekarang, tapi mudah-mudahan akan segera terlaksana," ucapnya.



Sabtu, 26 Mei 2018

Marcelo Diprediksi Kewalahan Menghadapi Salah


Marcelo Diprediksi Kewalahan Menghadapi Salah - Fokus perhatian Real Madrid pada final Liga Champions 2017/2018 akan tertuju ke Mohamed Salah. Tugas berat pun menanti Marcelo yang bertugas di wilayah Salah biasa beroperasi. (agen bola terpercaya)

Real Madrid dan Liverpool akan melakoni laga final Liga Champions di NSK Olimpijs'kyj, Kiev, Sabtu (26/5/2018) atau Minggu (27/5/2018) dinihari WIB. Jika Madrid memiliki Cristiano Ronaldo, Liverpool memiliki Salah yang tampil fenomenal sepanjang musim.

Salah Jadi Pahwalan Bagi Liverpool

Ya, Salah adalah salah satu alasan Liverpool tampil mengejutkan hingga melaju ke final Liga Champions. Tak ada yang menyangka pemain asal Mesir itu mampu menciptakan perbedaan di musim perdananya bersama The Reds.

Faktanya, berbagai prestasi sudah ditorehkan pemain yang diboyong dari AS Roma dengan mahar 40 juta euro tersebut. Prestasi terbesar Mohamed Salah jelas menyabet predikat Top Scorer Liga Inggris 2017/2018. Kini, magis Salah diharapkan bisa membawa Liverpool merebut gelar Liga Champions keenam mereka.

Kebetulan, Marcelo yang akan mendapat tugas utama menjaga pergerakan Mohamed Salah mengingat posisinya sebagai bek kanan. Sial buat Los Blancos, Marcelo adalah tipe pemain yang lebih sering membantu serangan ketimbang bertahan.

"Salah telah jadi iklan yang luar biasa. Ia adalah ancaman dan Real Madrid mungkin memiliki bek kiri terbaik di dunia dalam diri Marcelo. Apakah ia akan melakukan apa yang biasa lakukan dan hanya berlari ke depan, melupakan siapa yang ada di belakangnya dan mengambil risiko atau ia jadi sedikit lebih disiplin dalam menjaga Salah?" ujar legenda Liverpool, Danny Murphy, dilansir talkSPORT.

Pertarungan Sengit Di Sayap Kanan

Ya, pertarungan sengit memang akan terjadi di sisi kanan serangan Liverpool. Publik tentu penasaran apa strategi yang akan diterapkan Madrid dan Marcelo untuk menjaga Salah. Jika lengah, pemain berusia 25 tahun itu bisa memberikan petaka besar.

"Ini akan jadi salah satu sisi lapangan yang sangat menarik. Saya pikir Liverpool bisa menyebabkan banyak masalah jika Marcelo melakukan hal yang biasa ia lakukan dan bermain lebih ke depan," papar Murphy.

Di musim ini, banyak yang menilai bahwa Salah telah menciptakan banyak keajaiban. Bersama Liverpool, ia mampu mengoleksi 44 gol dan 16 assist dari 51 pertandingan. Ia juga membawa Timnas Mesir lolos ke Piala Dunia untuk kalu pertama setelah 28 tahun.

Madrid Senang Berada DI Dalam Tekanan


Madrid Senang Berada DI Dalam Tekanan - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengungkapkan kalau timnya siap menghadapi tekanan pada laga final Liga Champions. Los Blancos akan menghadapi Liverpool pada laga puncak kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa tersebut. (judi bola online)

Akan Jalani Laga Final

Real Madrid akan menjalani laga final Liga Champions ketiga dalam tiga musim terakhir. Hal tersebut merupakan catatan yang sensasional bagi klub dan pelatihnya, Zinedine Zidane.

Walaupun terbilang baru menjalani profesi sebagai pelatih, Zidane telah membuktikan kegeniusannya dalam menangani sebuah tim. Hal tersebut dilengkapi dengan keberhasilan menjadi juara pada dua musim sebelumnya.

Pada musim 2017-18, Zidane berada dalam sorotan. Hal tersebut dikarenakan performa mereka yang merosot di La Liga. Los Blancos hanya menempati peringkat ketiga setelah Barcelona dan Atletico Madrid pada klasemen akhir.

Hal tersebut membuat Zidane berharap banyak di Liga Champions. Zidane disebut tengah mempertaruhkan kariernya pada laga final nanti.

Kekalahan bisa berarti kariernya berakhir bersama Real Madrid. Namun, kemenangan akan membuat namanya masuk dalam buku sejarah sebagai pelatih yang membawa sebuah klub menjuarai Liga Champions sebanyak tiga kali secara beruntun.

"Sepak bola adalah olahraga yang sederhana. Ada dua tim, dan tim lawan bisa menyakiti dan mengontrol anda," ujar Zidane.

"Ketika anda menguasai bola, anda harus bisa menyakiti lawan anda dengan gaya permainan anda."

"Kami bukan tim favorit, begitu juga Liverpool. Ini adalah peluang 50-50."

"Kami senang bisa berada di sini dan tampil lagi di final Liga Champions. Kami siap menghadapi tekanan, karena itu adalah tantangan terbesar dalam hidup" ungkap pelatih asal Prancis tersebut.

Peluang Ronaldo Jadi Raja Di UCL

Cristiano Ronaldo diambang rekor saat bersua Liverpool pada laga final Liga Champions, di Stadion Olimpiyskiy, Kiev, Sabtu (26/5/2018). Andai meraih hasil positif, CR7 akan menjadi pesepak bola dengan raihan trofi terbanyak di Piala/Liga Champions. 

Ronaldo telah empat kali mengangkat trofi Liga Champions sepanjang kariernya. Prestasi tersebut ia raih ketika masih bersama Manchester United pada 2008, dan Real Madrid (2014, 2016, 2017) saat ini.

Bomber timnas Portugal itu lantas menyamai pencapaian Lionel Messi, Gerard Pique, Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Clerence Seedorf. Mereka merupakan para pesepak bola dengan raihan gelar terbanyak sepanjang sejarah Piala/Liga Champions. 

Jika menang melawan Liverpool, Ronaldo akan mengukir sejarah sebagai satu-satunya pesepak bola yang sukses merengkuh lima trofi Liga Champions.

Pertandingan nanti akan menjadi edisi ke-12 bagi Cristiano Ronaldo menghadapi Liverpool. Sang pemain tercatat meraih tujuh kemenangan, sekali imbang, dan tiga laga sisa berujung kekalahan.