Minggu, 29 April 2018

Klopp Klaim Liverpool Pantas Dapat Penalty


Klopp Klaim Liverpool Pantas Dapat Penalty – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, meyebut timnya layak mendapatkan penalti saat berhadapan dengan Stoke City pada lanjutan Premier League, Sabtu (28/4/2018). Pada laga ini, The Reds bermain imbang 0-0. (judi bola online)

Seharusnya Mendapatkan Hadiah Penalty

Jelang akhir laga, The Reds sejatinya bisa mendapatkan penalti setelah bek Stoke City, Erik Pieters, menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang. Namun kejadian tersebut luput dari perhatian sang wasit, Andre Marriner.

Dalam pandangan Klopp, kejadian tersebut seharusnya berbuah hadiah penalti untuk timnya. Pelatih asal Jerman tersebut juga menganggap Liverpool cukup sering mendapatkan perlakuan yang sama di Premier League.

"Bagi saya itu cukup jelas sebuah penalti, saya telah mengatakannya beberapa kali," ujar Klopp kepada BBC Sport usai laga.

"Kejadian Ini tidak hanya sekali di Premier League. Kami seharusnya mendapatkan penalti lebih, tapi nyatanya tidak," tandas mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.

Meskipun begitu, Klopp tak punya waktu yang cukup banyak untuk menyesali keputusan wasit.  Liverpool harus segera bersiap untuk menjalani laga leg kedua Liga Champions melawan AS Roma hari Kamis (3/5) mendatang.

Jesus Senang Lihat Firmino Gemilang Di Liverpool

Gabriel Jesus, justru merasa senang Roberto Firmino tampil gemilang bersama Liverpool musim ini. Jesus mengatakan performa rekannya di Timnas Brasil tersebut akan mendorongnya untuk bekerja lebih keras di Piala Dunia 2018.

Bersama The Reds, Firmino telah mengumpulkan 27 gol dan memberikan 16 assist musim ini. Performanya yang bagus tersebut membantu Liverpool kini tengah menuju final Liga Champions setelah mengalahkan AS Roma dengan skor 5-2 di leg pertama babak semifinal.

Di sisi lain, performa apik Firmino musim ini bisa menjadi saingan bagi Jesus dalam merebutkan tempat di lini dengan Timnas Brasil. Sementara ini, mantan penyerang Palmeiras tersebut masih menjadi pilihan utama Tite di lini depan Brasil.

Jesus mengaku tidak melihat Firmino sebagai pesaingnya. Ia justru bersyukur dan ikut senang terhadap performa Firmino musim ini.

"Faktanya, ini bagus untuk saya, untuk Firmio dan untuk tim nasional. Tak mungkin menghadapi rekan sendiri," ucap Jesus pada ESPN.

"Tentu saja saya tak akan memberikan dukungan pada timnya, tapi saya mendukung dirinya. Saya senang dengan musimnya, dengan apa saja yang ia lakukan. Itu membuat saya senang dan memberikan saya kekuatan lebih untuk terus bekerja dan melakukan perbaikan."

"Saya mendoakan untuknya dan saya berharap ia mewujudkan seluruh mimpinya. Saya berharap ia tiba dengan baik, sangat kuat untuk bersaing di Piala Dunia. Ini akan membantunya, membantu saya dan tim nasional," paparnya.

Jesus sendiri bergabung dengan Manchester City pada bulan Januari 2018. Pada musim pertamanya, ia langsung merasakan gelar Premier League.

Sabtu, 28 April 2018

Liverpool Belum Aman Di Premier League


Liverpool Belum Aman Di Premier League - Fokus  Liverpool tidak sepenuhnya tertuju ke Liga Champions. The Reds masih memiliki urusan di Liga Inggris. (judi bola online)

Liverpool masih mencoba mengamankan posisi empat besar. Dengan torehan 71 poin dan bertengger di posisi tiga. Mereka unggul delapan angka atas Chelsea yang menduduki peringkat lima.

Butuh Lima Poin

Liverpool membutuhkan tambahan lima nilai dari tiga partai untuk kembali berpartisipasi di Liga Champions musim depan. Klub Merseyside tersebut bisa menyicil dengan mengalahkan penghuni zona degradasi Stoke City, Sabtu (28/4/2018).

"Tugas kami di Liga Inggris belum selesai. Kami harus berusaha mengamankannya karena beberapa tim lain juga memburu tempat di Liga Champions," ungkap bek Joe Gomez, dikutip Liverpool Echo.

Liverpool kembali ke Liga Champions musim ini setelah melewatkan dua edisi sebelumnya. Mereka bahkan hanya dua kali berpartisipasi dalam delapan musim terakhir Liga Champions.

Sebagai juara lima kali, Liverpool tentu ingin memperbaiki itu. Kinerja musim ini, dengan menembus hingga semifinal, merupakan capaian terbaik sejak 2007/2008.

The Reds bahkan berpeluang besar lolos ke final. Mereka membawa keunggulan 5-2 atas AS Roma. Jika sukses mempertahankan keunggulan, Liverpool akan bertemu pemenang Real Madrid vs Bayern Munchen.

Komentar Fabregas Mengenai Salah

Gelandang Chelsa, Cesc Fabregas, sulit melihat Mohamed Salah pergi dari Liverpool pada bursa transfer musim panas nanti. Menurutnya, Liverpool akan meminta dana yang sangat besar sebagai kompensasi.
Salah dibeli Liverpool dari AS Roma pada musim panas lalu. Saat itu ia dibeli dengan bandrol sekitar 39 juta pounds.

Keputusan membeli Salah ternyata terbukti sangat jitu. Pemain asal Mesir tersebut langsung tampil menggila dan mencetak puluhan gol bagi tim asuhan Jurgen Klopp itu.

Keganasan Salah membuatnya ditaksir Real Madrid. Bahkan Zinedine Zidane beberapa waktu lalu sempat mengutarakan kekagumannya pada pemain 25 tahun itu.

Madrid sendiri disebut siap membayar mahal agar bisa mendapatkan servis Salah. Akan tetapi Fabregas yakin Los Blancos atau klub manapun tak akan mampu membelinya.

"Liverpool mengeksploitasi kualitasnya secara maksimal. Salah berbakat, ia cepat, ia mencetak banyak gol. Liverpool memiliki pemain yang membuka pintu untuk memberikan Salah ruang yang ia butuhkan. Ia telah menemukan tempat yang tepat, waktu yang ideal untuk bersinar, dan ia melakukan pekerjaan hebat," seru Fabregas.

"Saat ini jika Anda adalah Liverpool dan mempertimbangkan musim yang ia miliki, saya tidak tahu berapa banyak (uang) yang Anda bisa minta untuk pemain seperti dirinya. Saya ragu ada klub yang bisa membayar apa yang akan diminta Liverpool untuk Salah," cetusnya pada Cadena Cope.

"Saya yakin Liverpool tidak akan membiarkannya pergi dengan mudah. ​​Sulit untuk melihat Mohamed Salah meninggalkan Liverpool, setidaknya tahun ini," tandasnya.

Guardiola Sebut Dua Pengganti Kuat Wenger


Guardiola Sebut Dua Pengganti Kuat Wenger - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyebut ada dua sosok yang pantas untuk menjadi manajer Arsenal menggantikan Arsene Wenger. Mereka adalah Mikel Arteta dan Luis Enrique. (agen bola terpercaya)

Dipastikan Cari Manajer baru

Arsenal dipastikan mencari manajer baru untuk musim depan. The Gunners sudah pasti akan ditinggal oleh Arene Wenger. Manajer berusia 68 tahun telah memutuskan untuk pergi, meskipun kontraknya baru habis pada Juni 2019.

"Saya tahu ada banyak nama untuk jadi manajer Arsenal berikutnya setelah Wenger. Namun, saya tidak tahu rencana Arsenal. Tentu, Luis Enrique dan Mikel (Arteta) pantas mendapat yang terbaik dan yang mereka inginkan," ucap Pep.

"Enrique adalah manajer yang luar biasa dan bisa melatih di mana pun dia mau dan Arsenal adalah tim yang besar," imbuhnya.

Masuknya nama Arteta dalam bursa calon pengganti Wenger memang unik. Pria asal Spanyol tersebut jadi tangan kanan Pep di Man City.

Namun, Arteta yang dikenal punya kemampuan bagus dalam membaca permainan ini juga pernah membela Arsenal. Tercatat, Arteta pernah bermain untuk Arsenal pada periode 2011 hingga 2016 yang lalu. Ia pensiun sebagai pemain di Arsenal.

"Saya bukan orang yang tepat untuk bicara hal ini karena pendapat saya tentang Arteta adalah luar biasa. Dia pantas mendapatkan yang terbaik dan kami sangat nyaman bekerja dengannya," kata Pep. "Salah satu alasan kesuksesan kami musim ini adalah Arteta."

Selain Enrique dan Arteta, beberapa nama juga disebut bakal menggantikan posisi Wenger di Arsenal. Sebut saja Carlo Ancelotti, Massimiliano Allegri dan Patrick Vieira.

Fans MU Akan Beri Penghormatan Pada Wenger

ESPN mengabarkan, fans Manchester United bakal memberi penghormatan untuk Arsene Wenger ketika tim kesayangan mereka menjamu Arsenal di Old Trafford, Minggu (29/4/2018). Kegiatan tersebut sekaligus memberikan salam perpisahan untuk Wenger.

Seperti diketahui, Wenger telah mengumumkan bakal meninggalkan Arsenal pada akhir musim 2017-2018. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri 22 tahun kebersamaan kedua belah pihak.

Menanggapi keputusan Wenger tersebut, para pendukung Manchester United berencana memberikan penghormatan terakhir untuk Wenger. Padahal, bukan rahasia jika Wenger dan Manchester United merupakan rival.

Wenger beberapa kali terlibat perselisihan dengan manajer legendaris The Red Devils, Sir Alex Ferguson. Keduanya berulang kali bersaing memperebutkan trofi Premier League.

Para pendukung Manchester United bakal memberikan tepuk tangan penghormatan kepada Arsene Wenger pada pertandingan tersebut. Sebelumnya, Wenger sempat menerima tepuk tangan dari fans The Red Devils, tetapi berupa ejekan.

Jumat, 27 April 2018

Madrid Bisa Kalahkan Munchen Karena Gol Marcelo


Madrid Bisa Kalahkan Munchen Karena Gol Marcelo - Gelandang Real Madrid, Toni Kroos mengungkapkan momen kebangkitan timnya saat menang 2-1 atas Bayern Munchen pada leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (26/4/2018) dini hari WIB. Kroos mengatakan, Real Madrid dinaungi banyak keberuntungan. (agen bola terpercaya)

Keberuntungan yang dimaksud Kroos adalah gol yang dicetak bek kiri Real Madrid, Marcelo pada menit ke-44, semenit sebelum babak pertama usai. Itu merupakan gol penyeimbang, sebelumnya Munchen unggul melalui sepakan Joshua Kimmich.

"Datangnya gol Marcelo menjadi momen bagus untuk kami. Itu sebuah keberuntungan kecil. Gol itu juga yang membuat kami memulai babak kedua jauh lebih kuat dari yang kami lakukan di babak pertama," ucap Kross dilansir dari Football Espana.

Kross menyebut gol Marcelo sebagai keberuntungan karena Munchen sangat mendominasi permainan. Sepanjang pertandingan, Arjen Robben dan kawan-kawan menguasai ball possession hingga 63 persen.

Permainan opensif Munchen membuat lini pertahanan Real Madrid kerepotan. Pasalnya, tim asal Jerman itu berhasil melepaskan 11 sepakan ke gawang Keylor Navas, lima di antaranya on target.

Buat Madrid Kerepotan

Kroos juga mengakui, permainan cepat Munchen dari sektor sayap yang mengandalkan Arjen Robben dan Franck Ribery sangat merepotkan. Los Blancos sangat menderita dengan kecepatan dua winger tersebut.

"Munchen punya banyak peluang ketimbang kami. Mereka berhasi menekan kami sejak menit pertama. Kami tidak berhasil menguasai bola untuk mengontrol permainan," ujarnya.

"Namun pada akhirnya, kami bisa mencetak gol. Real Madrid bisa memanfaatkan setiap peluang yang dimiliki," kata gelandang asal Jerman itu menambahkan.

Tetap Waspada

Meski menang 2-1 di kandang lawan, Real Madrid belum puas. Pasalnya, di leg kedua yang berlangsung di Santiago Bernabeu, pekan depan, Munchen bisa membalikkan keadaan.

"Sejak tahun lalu, melawan Bayern Munchen, meski menang 2-1 di kandang mereka, itu belum cukup untuk memastikan kami ke final. Kami harus bekerja keras di leg kedua," ujar Kroos mengakhiri.

Real Madrid tetap harus waspada agar tak terpeleset di laga selanjutnya. Pasalnya, Bayern Munchen tengah bersiap untuk memperbaiki penampilan mereka dan mengamankan satu tempat di babak final nanti. Walau begitu, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan setimnya tengah berusaha keras memperbaiki penampilan mereka.

Kross Sebut Posisi Madrid Belum Aman


Kross Sebut Posisi Madrid Belum Aman - Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, mengatakan kemenangan 2-1 atas Bayern Munchen pada leg pertama Liga Champions Champions 2018, Kamis (26/4/2018), tak membuat posisi timnya aman. Hal itu berkaca dari pengalaman musim lalu saat Bayern mampu mencuri kemenangan di Stadion Santiago Bernabeu. (judi bola online)

Ulangi Pertandingan Musim Lalu

Madrid juga berjumpa dengan Bayern di Liga Champions pada musim lalu. Pada leg pertama di Allianz Arena, Madrid menang dengan skor 1-2. Lantas, Bayern membalas menang 1-2 di markas markas Madrid. Agregat menjadi sama.

Pertandingan kemudian dilanjutkan lewat babak perpanjangan waktu. Pada momen tersebut Madrid mampu menyudahi perlawanan Bayern dengan skor 4-2.

"Kami tahu apa yang terjadi tahun lalu saat melawan Bayern, bahwa kemenangan tandang dengan skor 1-2 tidak akan cukup. Sehingga kami harus bekerja lebih keras pada leg kedua," ucap Kroos.

Kroos juga menilai kemenangan Madrid pada laga leg pertama tidak diraih dengan mudah. Madrid lebih banyak berada dalam tekanan Bayern. Bahkan, Los Blancos lebih dulu tertinggal dari Bayern.

"Gol Marcelo datang pada momen yang sangat tepat untuk kami. Gol itulah yang memungkinkan Real Madrid bisa memulai babak kedua dengan lebih kuat dari apa yang kami lakukan di babak pertama," kata Toni Kroos.

Joshua Kimmich Yakin Mnchen Comeback

Bayern Munchen, Joshua Kimmich, merasa yakin timnya bisa membalikkan keadaan pada leg kedua babak semifinal Liga Champions 2017-2018 kontra Real Madrid. Dia menyebut Los Blancos memiliki kelemahan yang bisa dimanfaatkan timnya.

Bayern menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Madrid pada leg pertama, Kamis (26/4/2018) dini hari WIB, di Allianz Arena. Dengan hasil itu, artinya Bayern butuh kemenangan dengan selisih dua gol untuk bisa lolos ke final.

"Madrid sudah menunjukkan kualitasnya. Namun, hari ini mereka juga telah menunjukkan di mana kelemahan mereka yang sangat besar," ucap Kimmich.

"Musim lalu kami juga mampu menyamakan skor, kurang atau lebih, sehingga kami bisa melanjutkan permainan hingga perpanjangan waktu. Kami tahu bahwa kami harus mencetak dua gol, dan itu masih mungkin," sambungnya.

Pada musim lalu, Bayern juga kalah dengan skor 1-2 di Allianz Arena. Tapi, Thomas Muller dan kolega mampu menyamakan agregat dengan unggul 1-2 di Bernabeu selama 90 menit. Saat babak perpanjangan waktu, Bayern kalah 4-2.

Pada musim ini, Kimmich yakin Bayern Munchen tidak akan melakukan kesalahan yang sama dengan musim lalu. Pemain 23 tahun yakin Bayern bisa mencetak dua gol ke gawang Madrid. "Juve sudah memberi contoh dan kami juga melakukannya musim lalu," tegas Kimmich.