Sabtu, 29 April 2017

Patrice Evra Sempat Hampir Kembali Ke MU



Patrice Evra Sempat Hampir Kembali Ke MU - Bek Marseille, Patrice Evra, mengaku dirinya hampir balik ke Manchester United di bursa transfer pemain musim dingin tahun ini. Akan tetapi, proses transfer tersebut pun tak bisa terealisasi. (judi bola terpercaya)

"Saya sangat butuh pelatih yang bertangan besi seperti Sir Alex Ferguson. Saya juga akan merasa senang bekerja dengan sosok Jose Mourinho, karena dia sudah memiliki tipikal yang sama," papar Patrick Evra.

"Terkadang kami pun saling mengirimkan pesan. Saya juga harus mengakui hampir saja kembali bergabung dengan Manchester United. Sayangnya hal itu urung terjadi, namun saya tidak akan membahasnya lebih lanjut lagi. Yang jelas saya juga akan senang apabila bisa dilatih oleh Jose Mourinho," ungkapnya.

Patrice Evra sempat memang berseragam Manchester United di dalam kurun waktu 2006 hingga 2014. Kariernya bersama dengan Manchester United terbilang gemilang setelah mereka meraih berbagai gelar juara, termasuk juga satu trofi ajang Liga Champions dan juga lima titel ajang Premier League.

Setelah ia berkiprah selama hampir delapan musim, Patrice Evra pun memutuskan untuk bisa melanjutkan petualangan di Italia bersama dengan Juventus. Lagi-lagi Evra pun menjadi bagian yang penting dari tim I Bianconeri dalam meraih serangkaian prestasi impresif di ajang kompetisi domestik.

Di bursa transfer pemain bulan Januari lalu, Evra jga sempat dikabarkan akan kembali merapat ke Manchester United setelah kontraknya di Juventus tidak lagi diperpanjang. Akan tetapi, hal tersebut urung terjadi dan pemain yang berumur 35 tahun tersebut memilih untuk menerima pinangan dari Marseille.

Saat ini Evra menjadi salah satu pemain utama di Marseille, hal tersebut ia buktikan dengan berbagai penampilan impresif yang ia tunjukkan. Ia saat ini tercatat sebagai pemain bertahan yang selal berhasil menyelamatkan lini pertahanan timnya dari penyerang tim lawan yang hendak membobol gawang mereka.

Evra sendiri saat ini tidak menandatangani kontak berdurasi panjang karena faktor usianya yang sudah memasuki umur 35 tahun. Walau begitu, Evra selalu bisa menunjukkan dirinya sebagai pemain handal di setiap pertandingan yang diikutinya bersama dengan Marseille di musim ini. Kini Evra sedang bersiap untuk kembali mencatatkan namanya kembali di papan skor pada beberapa pertandingan selanjutnya.

Kamis, 27 April 2017

Mourinho Mengakui Hanya Ingin Hasil Imbang Hadapi City



Mourinho Mengakui Hanya Ingin Hasil Imbang Hadapi City - Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengakui dengan mengincar hasil yang imbang saat menghadapi Manchester City pada pertandingan ajang Premier League yang berlangsung di Stadion Etihad, Manchester, pada hari Kamis (27/4/2017) waktu setempat. (agen bola terpercaya)

"Kami pun sangat ingin mencoba untuk bermain lebih menyerang lagi dan juga mengeksplorasi dari potensi serangan balik tersebut. Sebenarnya kami masih bermain dengan sangat baik di babak pertama, namun segalanya pun langsung berjalan dengan sulit saat laga memasuki interval kedua," papar Jose Mourinho.

"Kami pun harus mengambil keputusan untuk bisa mengakhiri pertandingan imbang dan juga bekerja keras untuk bisa meraih poin. Secara keseluruhan, tim kami ini memiliki segalanya untuk bisa meraih hasil yang sangat maksimal terutama pada paruh pertama, namun kami saat itu telalu banyak kehilangan bola," lanjutnya menjelaskan.

Sejak awal Manchester United sudah menerapkan skema formasi 4-3-3 dengan lebih mengandalkan Henrikh Mkhitaryan, Anthony Martial dan juga Marcus Rashford di posisi lini depan. Meski sudah mengusung skema yang ofensif, Setan Merah tidak mampu untuk membendung permainan yang ditunjukkan oleh Manchester City di sepanjang laga.

Marcus Rashford dan rekan-rekan setimnya jarang mengancam gawang milik Manchester City. Tercatat, Manchester United hanya mampu melepaskan satu tembakan yang tepat mengarah ke gawang dari total tiga kesempatan yang sudah diraihnya di sepanjang dua babak.

Adapun Manchester City saat ini sudah tampil lebih dominan dengan melepaskan hingga 19 tembakan dan juga enam di antaranya tepat sasaran. Dari segi penguasaan bola, Manchester City lebih unggul 69,2 persen daripada Manchester United hanya saat itu hanya menguasai 30,8 persen.
Tambahan hingag satu poin juga tidak mengubah posisi dari kedua tim di papan klasemen sementara ajan Premier League. Manchester City juga tetap menduduki peringkat keempat dengan perolehan 65 poin dari total 33 pertandingan, sementara itu Manchester United hanya mampu menguni posisi kelima dengan selisih satu poin saja.

Manchester pun akan bersiap untuk bertanding di beberapa pertandingan selanjutnya menghadang beberapa tim besar. Mourinho optimis tim asuhannya tersebut akan bisa finis di posisi keempat musim 2016-2017 ini.

Menghitung Peluang Juara Chelsea Dan Tottenham



Menghitung Peluang Juara Chelsea Dan Tottenham - Ajang premier League saat ini memasuki periode yang sangat krusial di dalam perebutan mahkota juara. Lima pertandingan tersisa sangat wajib dimenangkan oleh dua kandidat kuat untuk meraih trofi tersebut, Chelsea dan juga Tottenham Hotspur. (judi bola terpercaya)

Chelsea saat ini pun masih berada di puncak klasemen sementara dengan mampu koleksi 78 poin dari total 33 laga, sedangkan Tottenham masih menguntit dengan jarak hingga empat poin di posisi kedua. Namun, perjalanan dari Tottenham untuk bisa mengejar gelar juara pun terbilang jauh lebih berat jika mereka melihat laga sisa yang sudah harus mereka jalani.

Tottenham pun akan menghadapi setidaknya tiga kesebelasan yang bisa merepotkan tim mereka, yakni Arsenal, Leicester City, dan juga Manchester United. Harry Kane dan rekan-rekan setimnya berpotensi untuk kehilangan poin pada beberapa pertandingan tersebut, mengingat mereka harus gagal dalam meraih kemenangan di pertemuan pertama mereka dengan ketiga kesebelasan tersebut.

The Lilywhites pun hanya bisa meraih hasil imbang ketika mereka menghadapi Arsenal dan juga Leicester City, sedangkan mereka harus menelan kekalahan ketika tengah melawan Manchester City.

Sementara itu, Chelsea pun memiliki jadwal yang cenderung 'bersahabat'. Otomatis, hanya Everton satu-satunya lawan yang berpeluang besar menjadi batu sandungan bagi The Blues.

Menilik jadwal yang akan dilalui oleh kedua kesebelasan tersebut, Chelsea pun diperkirakan bisa mengunci gelar juara ajang Premier League setelah menghadapi Watford di pertandingan tunda pekan ke-28 yang berlangsung di Stadion Stamford Bridge, pada 15 Mei 2017.

Saat itu, Chelsea pun sudah menjalani hingga 37 laga. Apabila memang Chelsea bisa terus meraih kemenangan dan Tottenham pun meraih hasil yang serupa, maka The Lilywhites juga tidak lagi bisa mengejar selisih hingga empat poin dari Chelsea.

Akan tetapi, bukan berarti peluang bagi Tottenham saat ini tertutup sama sekali. Chelsea juga pernah kehilangan poin pada pertandingan dalam menghadapi kesebelasan yang tidak bisa diunggulkan, yaitu sewaktu mereka kalah 1-2 dari Crystal Palace di laga pekan ke-30.

Saat ini kedua tim tersebut menjadi tim yang memiliki peluang besar untuk bisa mendapatkan gelar juara musim ini dengan konsisten permainan yang mereka tunjukkan.