Senin, 04 Februari 2019

Ince Sebut Semua Orang Bisa Seperti Solskjaer


Ince Sebut Semua Orang Bisa Seperti Solskjaer - Eks gelandang Manchester United, Paul Ince menyebut semua orang termasuk dirinya pasti akan bisa meraih hasil yang sama bagusnya dengan Ole Gunnar Solskjaer di skuat Setan Merah. (judi bola online)

Sejak ditangani oleh Solskjaer, performa United berubah drastis. Setan Merah tampil jadi lebih dinamis, lebih positif dan jadi lebih ofensif.

Mood di dalam dan di luar lapangan juga membaik. Alhasil performa Paul Pogba cs membaik dan hal itu memberikan efek luar biasa.

Skuat United terus meraih hasil positif di bawah asuhan Solskjaer. Sejauh ini dari 10 pertandingan di semua ajang kompetisi, MU tak pernah kalah.

Ince Ragu Pada Prestasi Solskjaer

Berkat prestasinya itu, Solskjaer mendapat banyak pujian. Ia juga digadang-gadang layak jadi manajer permanen Setan Merah.

Namun Ince ternyata bersikap skeptis terhadap keberhasilan Solskjaer sejauh ini. Ia malah menyebut dirinya maupun orang lain juga pasti akan bisa meraih hasil yang sama jika diberi pekerjaan itu sekarang ini.

"Saya pikir saya bisa masuk, pada saat mereka membutuhkan seseorang untuk mengistirahatkan kapal saya pikir saya bisa melakukan itu," katanya kepada BT Sport.

"Brucey (Steve Bruce) bisa melakukannya. Mark Hughes bisa melakukannya. Anda bisa melakukannya (menunjuk pada rekan komentatornya, Chris Sutton)," cetus Ince.

Mampu Memahami Para Pemain

Sebelumnya Ander Herrera membeberkan apa hal yang membuat Solskjaer bisa sukses di MU sementara Jose Mourinho gagal. Ia menyebut sang bos mampu memahami para pemainnya.

"Ia berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik Rashford, ia juga mengeluarkan kemampuan terbaik Paul [Pogba]. Ia juga berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik Anthony [Martial] dan juga dari Jesse [Lingard] dan saya rasa itu tidak mudah."

"Ketika anda menjadi seorang manajer, terkadang anda terlalu berbicara banyak hal mengenai taktik. Namun menurut saya, kemampuan tersulit yang bisa dimiliki seorang manajer adalah mengeluarkan kemampuan terbaik para pemainnya, dan manajer kami berhasil melakukan itu." tandasnya.

Manchester United saat ini memang terus menunjukkan penampilan terbaiknya. Mereka mampu menunjukkan permainan yang konsisten di setiap pertandingan yang mereka ikuti di musim ini. Walau begitu, mereka diprediksi tidak akan mampu merebut gelar juara di musim ini.

Sabtu, 02 Februari 2019

Guardiola Waspadai Tiga Pemain Serang Arsenal


Guardiola Waspadai Tiga Pemain Serang Arsenal - Pep Guardiola percaya Manchester City tidak bisa mengalahkan Arsenal dengan mudah. Menurutnya, Arsenal kini lebih berbahaya sejak ditangani Unai Emery. Dia juga mewaspadai beberapa pemain Arsenal yang berbahaya. (agen bola terpercaya)

Di atas kertas Man City memang lebih unggul. Musim ini merupakan musim ketiga Guardiola bersama Man City, tentu skuat mereka lebih padu. Terlebih, Man City berstatus sebagai juara bertahan Premier League.

Meski demikian, bukan berarti Arsenal bisa diremehkan. Guardiola percaya Arsenal yang sekarang berbeda dari Arsenal dalam beberapa musim terakhir. Dia memuji Emery yang telah tampil cukup baik sejauh ini dengan pemain-pemain anyar yang dia datangkan.

Tak hanya itu, Guardiola juga mewaspadai ancaman tiga pemain Arsenal.

Tiga Pemain Yang Berbahaya

Menurut Guardiola, kekuatan utama Arsenal musim ini adalah kombinasi pemain muda dengan pemain-pemain seniornya. Sebagai pelatih tim lawan, Guardiola mewaspadai tiga pemain: Alexandre Lacazette, Pierre-Emerick Aubameyang, dan Mesut Ozil.

"Unai Emery sudah melewati musim pertamanya cukup baik dengan pemain-pemain baru. Selalu, dia melakukan pekerjaan luar biasa, dan sekarang kami di sini. Dia sudah melakukan semuanya dengan sangat baik, dan Arsenal akan selalu jadi ancaman," tegas Pep di laman resmi mancity.com.

"Mereka memiliki gelandang yang sangat bagus - pemain-pemain muda yang berkualitas dengan Lacazette, Aubameyang, dan Ozil. Mereka tim top."

Berada Dalam Pekan Sibuk

Man City sendiri sedang bersiap menghadapi laga-laga sulit dalam pekan sibuk. Setelah melawan Arsenal, mereka sudah ditunggu Everton di tengah pekan dan Chelsea di akhir pekan depan. Pun demikian, Guardiola tak cemas.

"Situasi yang kami hadapi saat ini sama saja dengan dua atau tiga bulan terakhir."

"Satu-satunya cara yang saya tahu setelah meraih hasil negatif adalah untuk terus fokus bermain, dan memiliki mentalitas bahwa ini masih awal Februari, masih ada banyak poin yang bisa diperebutkan dan banyak hal yang akan terjadi," tutup Pep.

Arsenal diprediksi akan membuat Manchester City kesulitan membobol gawang. Namun, Manchester City berpeluang besar untuk merebut tiga poin penuh pada pertandingan kali ini. Pasalnya, Arsenal masih belum bisa menjaga konsistensi penampilan mereka di setiap pertandingan penting musim ini.

Emery Yakin City Kalah Karena Kecelakaan


Emery Yakin City Kalah Karena Kecelakaan - Pelatih Arsenal, Unai Emery meyakini laga timnya melawan Manchester City, Minggu (3/2) malam WIB akan berjalan sangat sulit. Emery percaya Man City merupakan salah satu tim terkuat di Premier League saat ini, dan bertanding di markas Man City akan membuat segalanya jadi lebih sulit. (judi bola online)

Kendati demikian, Emery juga meyakini motivasi skuatnya. Dia percaya skuat Arsenal akan menemukan motivasi terbaiknya ketika bermain di hari Minggu melawan tim sekuat Man City. Baginya, tantangan itu justru akan membuat skuatnya bersemangat.

Emery dikenal sebagai pelatih dengan persiapan yang begitu detail. Dia mungkin saja menyimpan beberapa kejutan yang akan menyulitkan Man City. Emery percaya Arsenal bisa mencuri poin.

Tak hanya itu, saat bicara soal Man City, Emery juga menyinggung Liverpool.

Dua Tim Paling Kuat

Menurut Emery, Man City memang merupakan salah satu tim terkuat di Premier League saat ini, tim yang sama kuatnya adalah Liverpool. Man City memang baru saja dikalahkan Newcastle, tapi Emery percaya dengan kekuatannya saat ini, Man City bisa mengalahkan siapa pun.

"Saya pikir, bersama Liverpool, mereka [Man City] menjalani musim Premier League yang sangat besar. Mereka sangat sulit dikalahkan. Mereka sudah menelan beberapa kekalahan, tapi saya pikir itu lebih seperti kecelakaan," kata Emery di laman resmi Arsenal.

"Pada momen lainnya, pada pertandingan lainnya, mereka bisa saja menang melawan Newcastle. Mereka bermain di kandang, dan bagi kami ini akan jadi laga yang sangat sulit."

"Namun, kami sudah menantikan kesempatan bermain, untuk membuktikan bahwa kami bisa dan kami ingin menang," lanjutnya.

Kesulitan Karena Berlaga Di Hari Minggu

Lebih lanjut, sumber optimistis Emery lainnya adalah karena mereka bermain di hari Minggu. Dia percaya setiap pemain memiliki ambisi berlebih untuk memberikan performa terbaik mereka setiap bertanding di hari ahad.

"Ini akan jadi pertandingan yang sulit. Kami memiliki tantangan besar melawan setiap tim, tapi pada hari Minggu kami bermain melawan tim terbaik - Minggu adalah soal melawan yang terbaik."

"Saya pikir dalam pertandingan di hari Minggu, setiap pemain akan bermain dengan ambisi besar untuk menunjukkan performa terbaik mereka, juga kualitas untuk melawannya," tutup Emery.

Jumat, 01 Februari 2019

Klopp Anggap West Ham Sudah Banyak Berubah


Klopp Anggap West Ham Sudah Banyak Berubah - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp menegaskan West Ham yang sekarang tidak bisa disamakan dengan tim yang dihadapi timnya di awal musim ini. (agen bola terpercaya)

Liverpool menjalani pertandingan matchday pertama Premier League musim ini melawan West Ham. Pertandingan itu dihelat di Anfield.

Saat itu Liverpool bisa menang telak 4-0. Gol-gol The Reds dicetak oleh Mohamed Salah, Sadio Mane (dua gol) dan Daniel Sturridge.

Kini keduanya akan bertemu lagi di putaran kedua EPL, tepatnya pada matchday 25. Pertandingan kali ini akan dihelat di London Stadium.

West Ham Masih Tampil Lemah

Klopp mengatakan saat itu skuat West Ham kalah karena mereka masih lemah. Mereka masih dalam proses adaptasi dan jelas tidak siap menghadapi Liverpool yang skuatnya tak banyak berubah sejak musim lalu.

"Kami memulai musim melawan West Ham dengan permainan brilian dari kami dan bukan permainan yang sangat baik dari West Ham. Hari itu mereka memiliki banyak pemain baru, manajer baru dan semua hal itu, dan kami kuat. Itu membuat hidup sangat tidak nyaman," ujar Klopp pada situs resmi Liverpool.

"Kemudian mereka masih memiliki beberapa pekan di mana mereka benar-benar harus menemukan [sesuatu] bersama. Tetapi mereka melakukannya dan sekarang mereka adalah salah satu tim terkuat. Itu adalah awal yang sangat buruk; sejak saat itu mereka hampir menjadi bagian dari tim di zona enam besar," tuturnya.

Tak Bisa Dibandingkan Dengan Pertemuan Pertama

Klopp menyebut The Hammers adalah tim yang kuat. Mereka punya pemain top seperti Marko Arnautovic, Anderson, hingga Samir Nasri.

Selain itu mereka juga disebutnya ditangani manajer jempolan dalam diri Manuel Pellegrini. Klopp pun mengatakan laga lawan West Ham nanti akan berlangsung sulit bagi timnya dan tak bisa dibandingkan dengan laga di putaran pertama lalu, karena para pemain The Hammers kini sudah makin padu.

"Kami harus siap untuk itu lagi. Itu tidak bisa dibandingkan dengan pertandingan pertama musim ini," ujarnya.

"Kami mengharapkan pertandingan yang sangat sulit hari itu; itu tidak sulit karena dua alasan: kami benar-benar bagus dan mereka tidak siap hari itu. Tapi sekarang mereka sudah siap dan itu adalah hal yang sama sekali berbeda," tandasnya.

Emery Tetap Pastikan Posisi Ozil Tetap Aman


Emery Tetap Pastikan Posisi Ozil Tetap Aman - Pelatih Arsenal, Unai Emery, punya tugas penting untuk seorang Denis Suarez. Maka dari itu, ia memastikan bahwa kedatangan gelandang asal Spanyol di Emirates Stadium tidak akan memberi dampak apapun terhadap pemain lainnya, Mesut Ozil. (judi bola online)

Suarez didatangkan dari Barcelona pada bulan Januari ini dengan status pinjaman. Masa-masa kebersamaan pemain berumur 25 tahun tersebut dengan The Gunners akan berlangsung hingga akhir musim 2018-2019 mendatang.

Dengan hadirnya sang gelandang anyar, maka komposisi di lini tengah Arsenal dipastikan akan menumpuk. Namun sepertinya, Suarez tidak diproyeksikan sebagai pengganti Mesut Ozil di skuat Arsenal musim ini.

Posisi Mesut Ozil Tetap Aman

Nama Ozil sempat disebut-sebut bakal dipaksa angkat kaki dari Emirates Stadium. Rumor tersebut berhembus setelah Unai Emery berkali-kali membiarkan pemain asal Jerman itu menjadi penghangat bangku cadangan.

Kehadiran Denis Suarez pun diyakini akan membuat porsi bermain Ozil akan menjadi lebih sedikit. Namun Emery menolak anggapan itu, dan berkata bahwa dirinya punya fungsi yang lebih penting untuk Suarez ketimbang menjadi sekadar pengganti Ozil.

"Tak ada perubahan untuknya," tutur Emery perihal Ozil. "[Suarez] datang karena kami punya masalah di sisi sayap, kami tak punya pemain yang bisa bermain di kanan ataupun kiri - itulah alasannya," lanjutnya, seperti yang dikutip dari FourFourTwo.

Mesut Ozil jadi Kapten Keempat

Setelahnya, Emery lalu dicerca pertanyaan mengenai kemungkinan Ozil kembali menjadi kapten tim di laga-laga selanjutnya. Pelatih asal Spanyol tersebut lalu menegaskan bahwa Ozil berada di posisi empat dalam pemilihan kapten Arsenal musim ini.

"Kami punya empat kapten, saya tidak tahu apakah anda pernah datang ke konferensi pers saya. Tapi saya akan mengulangnya," tambahnya.

"Kapten pertama adalah Laurent Koscielny, dia mengalami cedera dan tak bisa bermain. Kedua adalah Petr Cech, ketiga adalah Aaron Ramsey, dan setelahnya Mesut Ozil," imbuhnya lagi.

"Saat dia bermain [dengan] Cech, Cech adalah kaptennya; saat bersama Laurent, Laurent kaptennya; saat bermain dengan Aaron, Aaron adalah kaptennya dan saat dia bermain, dan tak ada lagi yang menjadi kapten, maka dialah kaptennya," tandasnya.

Maka dari itu, Ozil punya kemungkinan besar jadi kapten Arsenal saat melawat ke markas Manchester City di laga lanjutan Premier League hari Minggu (3/2) nanti. Dengan syarat, ketiga pemain sebelumnya tidak bermain.