Rabu, 03 Oktober 2018

Hasil Pertandingan AS Roma Melawan Viktoria Plzen


Hasil Pertandingan AS Roma Melawan Viktoria Plzen - AS Roma tampil sempurna kala sukses menghajar Viktoria Plzen lima gol tanpa balas dalam laga matchday kedua penyisihan Grup G Liga Champions 2018-19 yang dihelat di Olimpico, Rabu (3/10) dini hari WIB. (judi bola online)

Edin Dzeko menjadi bintang kemenangan Giallorossi dengan mencetak tiga gol alias hat-trick. Dua gol tuan rumah lainnya masing-masing diciptakan Cengiz Under dan Justin Kluivert.

Bagi Roma, kemenangan ini membuat mereka kini naik ke posisi dua klasemen dengan koleksi tiga angka. Sementara Plzen terpaksa harus turun ke posisi juru kunci.

Babak Pertama Pertandingan

Laga baru berjalan kurang dari tiga menit, Roma sudah sukses membuka keunggulan lewat aksi Dzeko. Mendapat bola di sisi kiri, penyerang Bosnia-Herzegovina itu melakukan penetrasi sebelum melepas tembakan yang membobol gawang Matus Kozacik.

Setelah berkali-kali peluang mereka gagal berbuah gol, Roma akhirnya baru bisa menggandakan keunggulan di menit ke-40. Menerima umpan lambung Under, Dzeko melakukan kontrol dada sebelum menghujamkan bola menjadi gol. Skor 2-0 untuk keunggulan Roma bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua Pertandingan

Kembali dari kamar ganti, Roma masih meneruskan dominasi mereka. Meski demikian, gol ketiga baru tercipta di menit ke-64. Umpan terobosan Lorenzo Pellegrini berhasil diselesaikan Under menjadi gol.

Roma masih belum mau berpuas diri. I Lupi berhasil memperbesar keunggulan menjadi 4-0 di menit ke-73 ketika tembakan Under masih bisa diblok Kozacik, tapi bola rebound sukses dicocor Kluivert untuk mengoyak jala lawan. Ini merupakan gol perdana Kluivert bagi Roma.

Di masa injury time, Dzeko melengkapi penampilan gemilangnya dengan mencetak gol ketiga lewat sundulan meneruskan sepak pojok Alessandro Florenzi. Roma pun sukses memenangi laga ini dengan skor akhir 5-0.

AS Roma terus merebut kemenangan dengan ambisi untuk bisa menjadi juara di ajang kompetisi musim ini. Walau begitu, mereka tetap harus waspada karena akan berhadapan dengan lawan-lawan yang sulit di musim ini.

Liverpool sendiri akan menjadi lawan yang akan sulit di hadapai oleh  AS Roma nantinya di ajang Liga Champions musim ini. Ditambah Barcelona yang masih berjuang untuk bisa ke babak final musim ini.

Selasa, 02 Oktober 2018

Leno Bersyukur Pernah Dicadangkan Oleh Emery


Leno Bersyukur Pernah Dicadangkan Oleh Emery - Kiper Arsenal Bernd Leno mengatakan bahwa keputusan Unai Emery untuk mencadangkannya justru menguntungkannya karena ia jadi bisa memiliki waktu lebih untuk beradaptasi dengan permainan rekan-rekannya. (agen bola terpercaya)

Sejak didatangkan dari Bayer Leverkusen pada musim panas kemarin, Emery lebih memilih untuk memarkir Leno di bangku cadangan. Manajer asal Spanyol itu mempercayai Petr Cech sebagai kiper nomor satu The Gunners.

Cech terus dipercaya untuk bermain di pentas Premier League. Sementara itu Leno baru diberi kesempatan untuk bermain di pentas Carabao Cup dan Liga Europa.

Kiper asal Jerman itu pertama bermain di pertandingan lawan Vorskla di Liga Europa. Setelah itu barulah ia bermain lawan Brentford di Carabao Cup.

Debut Di Ajang Premier League

Leno akhirnya bisa melakoni debutnya di Premier League pada matchday 7 akhir pekan kemarin. Tepatnya saat Arsenal menjamu Watford di Emirates Stadium.

Ia masuk di akhir babak pertama. Ia menggantikan Cech yang terpaksa ditarik keluar karena mengalami cedera hamstring.

Penampilan kiper berusia 26 tahun itu pun cukup bagus. Ia membantu Arsenal menang dengan skor 2-0.

Berkah Yang Tersembunyi

Leno mengatakan bahwa pencadangan dirinya merupakan berkah tersembunyi. Pasalnya dengan demikian ia bisa mendapat waktu untuk bisa mendapat waktu lebih banyak untuk mengenali rekan-rekannya dan beradaptasi dengan cara main mereka dan cara main klub.

"Kiper adalah posisi yang sangat istimewa," jelasnya seperti dilansir Goal International. “Butuh waktu sedikit lebih lama untuk kepribadian dan kepercayaan diri dan perasaan Anda dengan lini pertahanan."

“Saya tenang dan bekerja sangat keras setiap hari. Saya senang bahwa pelatih memberi saya memberi dua kali kesempatan bermain di Liga Europa dan Carabao Cup. Ia berkata kepada saya: 'Ini bagus untuk menemukan perasaan untuk tim dan juga untuk permainannya, karena itu berbeda dan membutuhkan sedikit waktu'. Pelatih memberi saya waktu," terangnya.

"Saya tidak memainkan begitu banyak pertandingan, jadi dua pertandingan di Liga Europa dan Carabao Cup sangat penting bagi saya untuk mendapatkan kepercayaan diri dengan lini pertahanan, mendapatkan perasaan dengan tim, dan juga bagi para pemain untuk bermain dari belakang," tandas Leno.

Guillem Balague Sebut Tinggalkan Arsenal Pilihan Terbaik Ramsey


Guillem Balague Sebut Tinggalkan Arsenal Pilihan Terbaik Ramsey - Pakar transfer Spanyol, Guillem Balague memberikan pandangannya mengenai situasi transfer Aaron Ramsey. Balague percaya bahwa Ramsey harus mencari tantangan baru dalam karirnya dengan bermain di Italia atau Spanyol. (judi bola online)

Ramsey yang dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik di Liga Inggris tengah dirumorkan akan pergi dari Arsenal. Ia kabarnya belum kunjung memperpanjang kontrak di London Utara yang mana kontraknya akan habis di musim panas tahun depan.

Sejauh ini ada banyak tawaran yang masuk untuk gelandang Timnas Wales. Selain dari sejumlah klub top Liga Inggris, beberapa klub dari Italia dan Spanyol juga dikabarkan tertarik mendatangkan pemain 28 tahun tersebut.

Ballague sendiri menilai bermain di luar negeri akan sangat bagus untuk karir Ramsey. "Saya pribadi ingin Aaron Ramsey datang ke La Liga," buka Ballague kepada Sky Sports.

Harus Bisa Berkorban

Ramsey sendiri kabarnya enggan memperpanjang kontrak di Arsenal karena Arsenal menolak permintaan gajinya yang selangit.

Balague menilai bahwa Ramsey tidak akan mendapatkan gaji yang besar jika bermain di luar Inggris, namun ia percaya sang pemain akan lebih tertantang saat bermain di La Liga atau Serie A.

"Untuk saat ini ada sejumlah tawaran yang masuk dari klub-klub Serie A. Jika ia menerima tawaran itu, ia akan mengalami penurunan gaji yang cukup besar, namun saya pikir dia akan mengambil tawaran itu karena ia ingin tantangan baru."

Pilihan Yang Bagus

Balague menilai pindah ke Italia atau Spanyol akan sangat bagus untuk karir Ramsey, di mana sang pemain ia nilai bisa mengeluarkan potensi terbaiknya di luar Inggris.

"Akan sangat menarik melihat apakah ia akan menerima tawaran dari Serie A atau dari La Liga."

"Klub-klub La Liga tidak memiliki uang untuk memenuhi tuntutannya dan saya merasa tim-tim besar di Serie A akan melakukan usaha yang besar untuk mendapatkan pemain sepertinya." tandas sang pakar transfer.

Ramsey sendiri saat ini mendapatkan gaji sebesar 100 ribu pounds per pekan di Arsenal. Ia kabarnya meminta gaji baru dengan kisaran 250 ribu pounds per pekan di klub-klub yang meminati jasanya.

Senin, 01 Oktober 2018

Neville Sebut Kekacauan MU Karena Salahnya Hierarki Klub


Neville Sebut Kekacauan MU Karena Salahnya Hierarki Klub - Krisis yang saat ini sedang dialami oleh Manchester United dianggap sebagai kesalahan sang pelatih, Jose Mourinho. Akan tetapi bagi sang legenda, Gary Neville, permasalahan tim saat ini ada pada hierarki klub yang dianggapnya sudah berantakan. (agen bola terpercaya)

Kekalahan atas West Ham United seolah sudah menggambarkan kebobrokan internal The Red Devils musim ini. Walaupun sejatinya permasalahan klub sudah dimulai sejak masa bursa transfer kemarin.

Kala itu, Jose Mourinho berulang kali menyuarakan bahwa dirinya membutuhkan tambahan pemain baru. Sayangnya, ia hanya mendapatkan tiga penggawa anyar, dan hanya satu yang bisa masuk ke dalam tim utamanya.

Salah dalam Hierarki

Tujuh pertandingan di Premier League telah terlewati, namun The Red Devils masih tampil inkonsisten. Tiga di antaranya berakhir dengan kekalahan memalukan atas Brighton, Tottenham, dan terakhir West Ham.

Berkat itu, posisi Mourinho saat ini sedang berada di ujung tanduk karena dianggap sebagai sosok yang bertanggung jawab. Namun Gary Neville menyatakan bahwa dirinya tidak sepakat dengan pendapat tersebut.

"Kekacauan ini dimulai saat United memecat David Moyes setelah delapan bulan, dan kami kehilangan rasa akan nilai yang klub bangun selama 100 tahun," tulisnya di akun Twitter miliknya.

"Ini bukan salah pelatih, ini adalah kurangnya kepemimpinan sepak bola di atasnya. Mereka memantul ke segala arah tanpa rencana!" tandasnya.

Kekacauan Didalam MU

Kekacauan di dalam internal MU juga bisa terlihat dalam beberapa laporan yang tersebar belakangan ini. Banyak yang meyakini bahwa Mourinho terlibat perselisihan dengan sang wakil presiden, Ed Woodward.

Sebagian publik meyakini perselisihan tersebut bermula dari masa bursa transfer kemarin. Woodward sendiri mendapatkan kritikan dari para penggemar, terlihat dari spanduk bertuliskan "Ed Woodward: Spesialis gagal," kala MU bertemu Burnley awal bulan ini.

Suasana tim makin kisruh setelah dirinya mencabut jabatan wakil kapten dari bintangnya, Paul Pogba. Sempat beredar sebuah video yang menunjukkan raut kekesalan dari Pogba kepada Mourinho dalam sesi latihan.

Saat ini, Manchester United masih belum bisa diprediksi kuat menjadi juara. Hal tersebut dikarenakan penampilan mereka masih kurang konsistendalam beberapa pertandingan yang mereka ikuti.

Liverpool Seharusnya Dapat Lebih Dari Imbang


Liverpool Seharusnya Dapat Lebih Dari Imbang - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengklaim bahwa timnya layak mendapat lebih dari hasil imbang saat bermain di markas Chelsea. (judi bola online)

Hari Sabtu (29/09) kemarin, Liverpool menjalani pertandingan pekan ketujuh Premier League. Mereka harus bertamu ke markas The Blues, Stamford Bridge.

Pertandingan berlangsung menarik karena kedua tim bermain menyerang. Liverpool sendiri bisa dibilang sedikit lebih unggul jika melihat statistik laga itu.

Mereka lebih dominan dalam penguasaan bola, yakni 53 persen berbanding 47 persen. The Reds juga lebih agresif, melepaskan 13 tembakan berbanding 10 milik The Blues.

Layak Untuk Menang

Eden Hazard membuat Chelsea unggul lebih dahulu pada menit 25. Daniel Sturridge baru bisa menyamakan skor pada menit 89.

Klopp mengklaim bahwa anak-anak asuhnya memang pantas mendapat hasil imbang tersebut. Bahkan, mereka juga dianggapnya layak pulang dengan kemenangan.

"Tentu saja, kami berhak mendapat satu poin - kami akan berhak menang, tetapi semuanya baik-baik saja dengan hasilnya. Kedua tim berhak mendapat satu poin, tetapi kami memiliki lebih banyak peluang," klaimnya pada situs resmi klub.

"Kami memiliki lebih banyak peluang pada hari Rabu. Chelsea adalah tim super dan cukup sulit untuk melawan mereka, tetapi saya pikir jujur saja kami tampil dengan cara yang sangat mengesankan," tegas Klopp.

Peluang Yang Sudah Terbuang

Chelsea mendapat dua peluang emas untuk mencetak gol melalui Willian dan Hazard. Namun Liverpool juga mendapat beberapa peluang bagus di laga itu.

Contohnya di awal-awal babak pertama. Dua kali Mohamed Salah mendapat ruang menembak dengan bebas, namun semua bola tendangannya melebar. Kemudian ada juga peluang dari umpan matang Andrew

Robertson yang gagal dimanfaatkan Xherdan Shaqiri di babak kedua, plus tandukan Roberto Firmino yang bisa diblok David Luiz.

"Kecewa? Saya tidak yakin; begitulah sepakbola. Tim sepakbola yang bagus - dan kami jelas adalah tim sepakbola yang bagus - menciptakan banyak peluang," ucap Klopp.

"Terkadang Anda bisa memanfaatkannya dan terkadang Anda melewatkannya, begitulah adanya. Anda selalu nyaris untuk mencetak gol di waktu berikutnya daripada tidak memiliki beberapa peluang lagi," serunya.

"Saat ini, kami memainkan sepakbola yang bagus. Saya berbicara banyak tentang Chelsea dan seberapa bagus mereka bermain - dan mereka bermain bagus - tetapi kami menahannya dengan brilian," klaim Klopp.